Ketika Ir. Soekarno yang menjadi tokoh dalam PNI
ditangkap pada tahun 1929, maka PNI pecah menjadi dua yaitu Partindo dan PNI
Baru. Partindo didirikan oleh Sartono pada tahun 1929. Sejak awal berdirinya
Partindo memiliki banyak anggota dan terjun dalam aksi-aksi politik menuju
Indonesia Merdeka. Dasar Partindo sama dengan PNI yaitu nasional. Tujuannya
adalah mencapai Indonesia merdeka. Asasnya pun juga sama yaitu self help dan
nonkooperasi. Partindo semakin kuat setelah Ir. Soekarno bergabung ke dalamnya
pada tahun 1932, setelah dibebaskan dari penjara. Namun, karena
kegiatan-kegiatannya yang sangat radikal menyebabkan pemerintah melakukan
pengawasan yang cukup ketat. Karena tidak bisa berkembang, maka tahun 1936
Partindo bubar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar